Asdep Menpora itu,…

Posted in Diskusi | 2 Comments »

Bulannya saya sudah tidak ingat lagi yang pasti pertengahan tahun ini, saat itu saya di ajak Pak William de Weerd, ketua FKA ESQ Eropa  untuk menjemput Menteri Pemuda dan Olahraga Pak Adiyaksa Dault di Bandara Schiphol. Saya, Pak William beserta istri dan saudara saya Mas Syafii Kamil yang di temani istri setelah beberapa lama menunggu di pintu keluar umum , akhirnya atas ijin petugas schiphol berhasil menjemput pak Menpora beserta rombongan di dalam schiphol khusus untuk pintu keluar para tamu atau pejabat negara.

Di dalam schipol , meski hanya sempat berjabat tangan saya mendapatkan sesuatu, yang mendorong saya menuliskan ini, yaitu pertemuan dengan Pak Achmad Allatief , Asisten Deputi Menpora.  Luar biasa, saat kami berjabatan tangan saya sdh langsung merasakan genggaman khas saudara-saudara saya , satu manhaj, satu guru.

Kami belum sempat ketemu bahkan kontak sebelumnya , beliau langsung bilang :” ana Achmad Allatief , nama antum ? ” ,  Kami langsung saja akrab seolah bertahun-tahun sudah kenal. Beliau langsung memberikan saya nomor HP, sejak itu saya bersms dengan beliau.

Malamnya acara Pak Menpora yang di kreat oleh Pak Dubes, setelah mendengar diskusi Pak Menpora dengan para pelajar dan tokoh masyarakat,  saya dan pak Achmad Allatief banyak ngobrol , beliau cerita tentang kinerja di kementrian pemuda dan olah raga dan bahkan hal-hal yang bersifat pribadi menyangkut beliau, subhanallah beliau sangat terbuka. Saat itu saya masih ingat, beliau duduk berdampingan dengan Direktur Pembinaan “PSSI” nya belanda , dan Samping saya direktur ISNED , Pak Satria. Kami mengobrol terutama yang berkaitan dengan pembinaan sepakbola dan prestasi PSSI .

Beberapa hari kemudian, kami masih bertemu di acara yang di kreat oleh FKA ESQ dan Masjid Al Hikmah, ” SIlaturahim masyarakat dengan Menpora “. Kami sempat mengobrol lagi panjang lebar.

Setelah beberapa bulan, saya sering mendapat sms dari beliau, kebanyakan kita tanya kabar, dan program-program kemenegpora. Hingga tiba-tiba , tanggal 6 Desember lalu saya menerima sms, dari nomor beliau tetapi pengirimnya istri beliau begini bunyinya :

” Innalillahi wa inna illahi rojiun, telah meninggal suami dan ayah kami tercinta  Achmad Allatief Ardiwinata, pkl 01:15 dini hari tanggal 3 Desember 2008. Untuk itu kami atas nama Almarhum, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya . Dan Kami dari pihak keluarga mohon apabila Almarhum masih punya sangkutan hutang/piutang  untuk menghubungi kami di nomor ini. ( Cut Tina Allatief dan putra/putri ). ”

Menerima sms ini saya kaget bukan main, saya masih belum percaya , lalu saya krim sms : ” Pak Achmad allatief , Asdep nya Pak Adiyaksa meninggal ?” lalu sms saya di jawab  : ” Benar Pak, Beliau yang mendampingi pak Menpora sewaktu ke Den Haag , Memang kepergian beliau mengejutkan banyak orang, termasuk Pak Menteri yang kelihatan sangat terpukul “.

Kemudian saya tuliskan sms kembali, dengan perasaan sedih dan berlinangan air mata  :” Ya Allah, sakit apa bu ? beliau sewaktu disini kelihatan sehat . ” istri almarhum menjawab sms saya : ” Sudah lama ada penyumbatan arteri dari ginjal ke jantung, tapi kelihatan tidak ada masalah. Beliau hanya memberi tanda-tanda saja, diantaranya menanyakan apa btl 40 hari sebelum meninggal orang sudah dikasih tahu ?  atau ke stafnya bilang , bulan depan saya mau pergi ” Alhamdulillah beliau pergi dengan sangat tenang “.

Dari tulisan ringan ini saya ingin mengambil beberapa pelajaran :

- Saya ingin memberikan kesaksian bahwa beliau , Alm Achmad Allatief, orang yang sangat baik hati, dan rendah hati.

- Kematian tidak memandang siapa, namun entah mengapa orang-orang baik selalu dipanggil lebih dulu. Esok lusa mungkin giliran kita.

- Bagi yang pernah mengenal beliau, mari kita doakan semoga Allah menempatkan beliau bersama orang-orang solihin di syurga Allah SWT.

- Ya Allah , jika hamba boleh meminta pertemukan hamba dengan beliau di Syurganya kelak , agar kami bisa bernostalgia atas pertemuan kami yang sejenak di dunia . Amiin Ya Robb.

Inspiring People 2008

Posted in Diskusi | No Comments »

Tahun lalu saya  pernah berniat menampilkan dan menyampaikan ‘kehebatan ‘ ramaditya ini di forum muhasabah rutin setiap bulan yang diadakan bersama-sama ,  untuk bekal perenungan dan memberikan motivasi terutama bagi saya sendiri, yang merasa miskin segalanya, miskin prestasi dan kadang miskin semangat.

Menurut saya, sosok Ramaditya ini sosok yang sangat istimewa terutama bagi saya yang saat melihat dan membaca prestasinya saya sering merasa malu , salut, dan berbagai perasaan bahkan sering mata ini menggenangkan air alaminya .

Trans TV pernah memuat profil beliau ini , yang kalau kita baca dengan hati akan membuat sesuatu yang lain yang kita rasakan.

KLIK Profil Ramaditya yang diliput Trans TV

Kemudian ternyata perasaan saya tersebut dirasakan juga oleh saudara-saudara di tanah air, baru-baru ini Ramaditya di berikan award sebagai salah seorang inspiring people dari unsur pemuda.

Saya sangat setuju dengan anggapan ini, saya juga sangat mendukung peghargaan-perhargaan lain diberikan kepada mereka-mereka yang memiliki kelebihan dari yang lainnya, agar kita semua bisa banyak belajar dari inspiring people  dan agar muncul inspiring people lainnya di mana-mana.

Lihat prosesi penganugerahan bagi Ramaditya nya tersebut di video di bawah ini dan simak apa yang beliau sampaikan dan rasakan semangatnya .

KLIK Prosesi penganugerahan award

Sang murabbi TRAILER

Posted in Film | No Comments »

Beberapa kali saya puter video ini, meskipun baru trailer tapi sudah membuat setiap kali menangis…
Ingat para guru,…ingat mereka yang begitu berjasa…
mereka yang bukan saja menyampaikan tetapi memberikan contoh sekaligus…
mereka yang tak pernah takut miskin…
semoga Allah memberikan balasan kepada Sang Syaikhul Tarbiyah dan kepada para murid-muridnya yang adalah juga guru-guru saya.

Silahkan disimak di

http://didinfahrudin.multiply.com/video/item/38/sang_murabbi_TRAILER

Hal-hal Penting berkaitan dengan Rencana Perekrutan Perawat Eks Belanda

Posted in Diskusi | 4 Comments »

Silahkan jika ada yang mau didiskusikan, kurang jelas atau pertanyaan , tulis commentar di bawah, Insya Allah saya dan tim akan menjawabnya… Dengan harapan mudah2xan semua rekan perawat jelas dan semua terinformasikan dengan baik ….

========

Hal-hal Penting berkaitan dengan Rencana Perekrutan Perawat Eks Belanda
 
Berikut ini beberapa poin penting kami sampaikan berkaitan dengan rencana perekrutan eks Belanda ( IHTP dll ) oleh Laborflex :
1) Laborflex adalah perusahan rekrutmen tenaga kerja internasional di belanda yang berminat ingin merekrut perawat dari indonesia. PPNI dan juga KBRI sudah beberapa kali melakukan pembicaraan yang intensif dengan pihak Laborflex.
2) Sebagai langkah awal dan uji coba, Laborflex akan merekrut 30 perawat yang pernah bekerja di belanda. Bila hal ini berhasil rekrutmen akan berlanjut juga bagi rekan-rekan ditanah air yang belum pernah bekerja di belanda. Sekali lagi kami  pertegas bahwa proyek ini masih dalam uji coba, TIDAK ADA JAMINAN BERHASIL.
 
3) Pihak Laborflex akan menjajaki kemungkinan rekrutmen tersebut dengan mempelajari dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai pihak.
 
4) Laborflex akan berada di Indonesia , dari mulai tanggal 17 s.d. 27 November 2008 dengan mengunjungi Surabaya-Malang kemudian Jakarta.
 
5) Selama berada di Surabaya mereka akan menjajaki pendirian pusat pelatihan bahasa dan kultur belanda, yang di harapkan menjadi awal dari perjalanan perekrutan mereka di tahun-tahun yad termasuk mengunjungi sebuah Akper di Malang.
^
6) Selama di Jakarta , pihak laborflex akan bertemu dengan DPP PPNI dan perwakilan dari teman-teman perawat  eks belanda yang dalam hal ini kami sebut kontak person.
 
7) Tim Laborflex terdiri dari Dhr Ger Conrad dan Dhr Wim , Direktur Laborflex,dan Dhr Friedo , Adviseur Laborflex  yang akan di temani oleh Bapak Tudiono Pradana , Sekretaris I Koordinator Bidang Ekonomi KBRI Den Haag.
 
8) Untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi serta efesiensi pihak laborflex menginginkan adanya kontak person dari teman-teman eks Belanda tersebut, jadi untuk tahap penjajakan ini hanyalah beberapa orang yang bertemu dengan laborflex .
 
9) Tugas kontak person adalah :
- Bertemu dengan sebagai perwakilan para perawat dengan pihak laborflex
- Menyampaikan hasil pertemuan kepada semua perawat yang diwakilinya
- Mengumpulkan CV dan Diplomawaardering dari semua rekan perawat eks belanda dan menyerahkannya kepada pihak laborflex saat pertemuan
 
10) Untuk hal tersebut dengan pertimbangan masalah komunikasi dan efesiensi maka kami meminta kepada beberapa rekan untuk bersedia menjadi kontak person . Mereka yang kami minta dengan hormat tersebut adalah :
 
A. Wilayah Jakarta- Nasional
 
1) Sdri Dyan Yosie Amnaisi Ratri  :
Alamat : Jl. Manunggal 2 RT 003 RW.01 No. 17 Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur- Jakarta  Kode Pos 13820 
Telp : Thuis: +6222184592764, mobiel : +628158056324
 
2) Sdr Suntoro
Alamat : Banjaran Pucung RT 02/RW 10 no 34, Cilangkap, Kec Cimanggis, Kota Depok , Jawa Barat Kode Pos 16958
Telp : mobiel : +6281359604215
 
3) Sdr Khotul Kholik
Alamat : menyusul
Telp mobiel : +62818840559
B. WIlayah Jawa Timur dsk
1) Sdr Yusuf Wibisono
Alamat : Jl. Raya Sumbersekar RT 1 RW 3 no. 99 Dau- Malang- Jawa Timur . Kode Pos 65151
Telp : Mobiel : +62 81333313867
 
2) Jaki Abdullah
Alamat : Menyusul
Telp : +6281359729307
 
11) Bagi rekan-rekan perawat eks Belanda yang berminat kembali bekerja di Belanda diharapkan/dimohon untuk mengirimkan sbb :
1) Curiculum Vitae ( CV ) dalam bahasa belanda, yang di dalamnya ada kalimat-kalimat motivasi kenapa ingin bekerja di Belanda.
2) Fotokopie Ijazah yang sdh di terjemaahkan ke dalam bahasa belanda
3) Fotokopie Diploma Waardering, dari instansi Belanda
4) Pas Foto kalau ada, dan akan lebih bagus kalau dilampirkan
 
12) Semua persyaratan tesebut harap dikirimkan dan  kepada alamat salah satu  kontak person  diatas dan diterima oleh kontak person PALING LAMBAT paling lambat 21 November 2008 ( Wilayah Jakarta-Nasional ) dan 18 November 2008 jika mau dikirimkan ke kontak person wilayah Jawa Timur
 
13) Kontak person dan para peminat diharapkan pro aktif berbagi informasi, semuanya diharapkan tidak pasif tetapi aktif.
 
14 )Tata cara penseleksian atau perekrutan dan hasil perekrutan sepenuhnya adalah domain dari Laborflex, pihak PPNI belanda hanya menyambungkan informasi dan membantu mensuplai informasi umum dan tidak memiliki ‘keistimewaan’ ‘ menentukan dan menunjuk siapa dan siapa yang pantas di terima saat seleksi. Namun kami akan merasa sangat senang apabila semua rekan-rekan yang berminat kembali ke Belanda bisa merasakan musim salju di Belanda.
 
15) Jika ada pertanyaan lebih lanjut silahkan hubungi sdr : Heri Kurniawan <hkurniawan99@ yahoo.com>, Sdr Syafii Kamil  email : syafii_kamil@ yahoo.com dan Sdr Didin Fahrudin : email : didin_fahrudin@ yahoo.co. uk Telp : Thuis : +3115 889 0578 atau mobiel : +31641214634
 
16) Informasi penting dan teraktual insya Allah akan di update di website PPNI Belanda yang beralamat di : http://www.inna- netherlands. org/ dan kami menyediakan forum tanya jawab yang bisa diakses semua orang di http://www.didinfah rudin.com/
 
Demikian penjelasan dari kami, Tim yang mendapat amanah dari ketua PPNI Belanda untuk turut mensukseskan program ini.
 
Selamat berjuang dan berdoa !
 
Salam !
 
 
Didin Fahrudin dan Heri Kurniawan
 
 
 
 
 
 

Berita Lawas

Posted in Diskusi | No Comments »

Berita lawas, diambil dari

http://www.ranesi.nl/tema/masyarakat/migrasi051003/benturan_budaya_lucu051004

Selamat menikmati..

——–

Benturan-benturan Budaya yang Lucu

Bari Muchtar

04-10-2005

didin_satria.jpgBelajar bahasa Belanda tidak segampang bahasa Inggris dan orang Indonesia itu tidak berani mengatakan: Tidak. Demikian pengalaman tiga tenaga kerja di bidang kesehatan asal Indonesia. Meski kadang menghadapi kesulitan, namun Sudarsono, Didin Fahrudin dan Satria Gunawan tetap betah tinggal di Belanda.

Kedatangan di Belanda
Sudarsono tiba di Belanda September 2001 untuk ikut proyek Program Pelatihan Kesehatan Internasional atau IHTP (International Health Training Programme), kerjasama antara Indonesia-Belanda. Waktu itu dia langsung bisa magang. Yakni empat hari harus sekolah dan satu hari bekerja. Seleksinya terutama berdasarkan hasil tes IQ dan yang bersangkutan harus berpendidikan SPK atau Akper.

Read the rest of this entry »